Keuangan & InvestasiPemula

Emas Digital & SBN Ritel: Investasi Aman untuk Pemula

Kursus praktis yang mengajarkan cara berinvestasi pada emas digital dan Surat Berharga Negara ritel dari nol. Anda akan belajar membandingkan emas fisik dan digital, membeli emas lewat Pegadaian/ANTAM/aplikasi, memahami ORI, SR, dan ST, serta membeli melalui e-SBN. Di akhir kursus, Anda mampu menghitung potensi keuntungan dan menyusun kombinasi portofolio emas, SBN, dan reksadana sesuai tujuan keuangan.

Baru(0 ulasan)
0 siswa
Rp 299.000
b

bagus

Emas Digital & SBN Ritel: Investasi Aman untuk Pemula
Rp 299.000

Bayar dengan GoPay, ShopeePay, QRIS, VA, Alfamart & lainnya

Kursus ini mencakup:

4j 27m total
20 pelajaran
6 modul
Indonesian

Punya pertanyaan? Lihat FAQ atau hubungi kami melalui halaman kontak.

Silabus Kursus

6 modul • 20 pelajaran • 4j 27m total

1. Fondasi: Mengapa Emas Jadi Aset Aman

  • Emas sebagai Pelindung Nilai dari Inflasi

    Siswa dapat menjelaskan tiga alasan emas dianggap aset aman dengan menghubungkannya pada inflasi, krisis, dan likuiditas.

    14m
  • Profil Risiko dan Tujuan Investasi Anda

    Siswa dapat mengidentifikasi profil risikonya sendiri dan menentukan tujuan investasi jangka pendek serta jangka panjang secara tertulis.

    12m
  • Kuis: Konsep Dasar Aset Aman

    Siswa dapat membedakan karakteristik aset aman dan aset berisiko tinggi dengan menjawab minimal 80 persen soal secara benar.

    10m

2. Emas Fisik vs Emas Digital

  • Anatomi Emas Fisik: Batangan, Sertifikat, dan Spread

    Siswa dapat menghitung selisih harga beli dan buyback emas fisik serta menjelaskan pengaruhnya terhadap titik balik modal.

    15m
  • Cara Kerja Emas Digital dan Legalitasnya

    Siswa dapat menjelaskan mekanisme penyimpanan emas digital dan memeriksa legalitas penyelenggara melalui izin OJK atau Bappebti.

    13m
  • Tabel Perbandingan: Kelebihan dan Kekurangan

    Siswa dapat memilih antara emas fisik dan emas digital untuk satu skenario keuangan tertentu dengan menyebut tiga alasan pembanding.

    12m
  • Kuis: Memilih Bentuk Emas

    Siswa dapat menentukan bentuk kepemilikan emas yang tepat untuk berbagai kasus dengan ketepatan minimal 80 persen.

    10m

3. Praktik Membeli Emas Digital

  • Tabungan Emas Pegadaian dan BrankasLM ANTAM

    Siswa dapat melakukan pembukaan rekening dan transaksi pembelian emas digital pertama mengikuti langkah yang didemonstrasikan.

    16m
  • Emas Digital di Aplikasi Marketplace dan Fintech

    Siswa dapat membandingkan tiga platform emas digital berdasarkan spread, biaya, dan opsi cetak fisik dalam satu tabel ringkas.

    12m
  • Strategi Menabung Emas Rutin (Dollar Cost Averaging)

    Siswa dapat menyusun rencana pembelian emas berkala dengan menghitung rata-rata harga perolehan dari simulasi enam bulan.

    13m

4. Mengenal SBN Ritel: ORI, SR, dan ST

  • Apa Itu SBN Ritel dan Mengapa Aman

    Siswa dapat menjelaskan dasar keamanan SBN ritel dengan menyebut peran negara sebagai penerbit dan jaminan undang-undang.

    14m
  • Membedakan ORI, SR, ST, dan SBR

    Siswa dapat membedakan ORI, SR, dan ST berdasarkan sifat kupon, prinsip syariah, tradabilitas, dan fitur early redemption.

    15m
  • Kuis: Jenis-Jenis SBN Ritel

    Siswa dapat mengklasifikasikan seri SBN ritel sesuai karakteristiknya dengan tingkat ketepatan minimal 80 persen.

    10m

5. Transaksi e-SBN dan Perhitungan Keuntungan

  • Langkah Pembelian SBN Ritel via e-SBN

    Siswa dapat menyelesaikan alur registrasi SID, pemesanan, dan pembayaran SBN ritel melalui mitra distribusi resmi tanpa kesalahan langkah.

    16m
  • Kupon, Jatuh Tempo, dan Simulasi Hasil Investasi

    Siswa dapat menghitung kupon bulanan bersih dan total hasil investasi SBN ritel pada satu skenario nominal dan tenor tertentu.

    15m
  • Kuis: Hitung Kupon dan Imbal Hasil

    Siswa dapat menyelesaikan perhitungan kupon bersih dan total imbal hasil SBN ritel dengan ketepatan minimal 80 persen.

    10m

6. Menyusun Portofolio: Emas, SBN, dan Reksadana

  • Prinsip Diversifikasi dan Korelasi Antar Aset

    Siswa dapat menjelaskan peran masing-masing instrumen dalam portofolio dan alasan diversifikasi menurunkan risiko keseluruhan.

    14m
  • Studi Kasus: Dana Darurat vs Dana Jangka Panjang

    Siswa dapat menganalisis dua kasus investor dan menentukan alokasi aset yang tepat untuk dana darurat serta dana jangka panjang.

    16m
  • Proyek Akhir: Rancang Alokasi Aset Pribadi

    Siswa dapat menghasilkan rencana alokasi aset pribadi berisi persentase tiap instrumen, nominal setoran bulanan, dan jadwal evaluasi.

    15m
  • Kuis Akhir: Emas Digital dan SBN Ritel

    Siswa dapat menerapkan konsep emas digital, SBN ritel, dan alokasi aset pada soal terpadu dengan nilai minimal 80 persen.

    15m

Ringkasan

Jawaban singkat seputar Emas Digital & SBN Ritel: Investasi Aman untuk Pemula.

Apa itu kursus Emas Digital & SBN Ritel ini?

Ini kursus praktis di kategori Keuangan & Investasi yang mengajarkan cara berinvestasi pada emas digital dan Surat Berharga Negara ritel dari nol. Anda dibimbing sampai mampu menyusun kombinasi portofolio emas, SBN, dan reksadana sesuai tujuan keuangan.

Berapa harga kursus ini?

Biaya kursus Emas Digital & SBN Ritel adalah Rp 299.000.

Apa saja materi yang dipelajari?

Ada enam modul: Fondasi Mengapa Emas Jadi Aset Aman, Emas Fisik vs Emas Digital, Praktik Membeli Emas Digital, Mengenal SBN Ritel (ORI, SR, dan ST), Transaksi e-SBN dan Perhitungan Keuntungan, serta Menyusun Portofolio Emas, SBN, dan Reksadana.

Siapa instruktur kursus ini?

Kursus ini dibawakan oleh instruktur bagus di platform GriyaLMS.

Apakah kursus ini untuk pemula atau tingkat lanjutan?

Kursus ini dirancang untuk level Pemula, sehingga materi emas digital dan SBN ritel diajarkan mulai dari nol tanpa perlu pengalaman investasi sebelumnya.

Apakah peserta mendapatkan sertifikat?

Informasi sertifikat tidak tercantum pada metadata kursus ini. Silakan cek halaman kursus di GriyaLMS untuk detail terbaru.

Berapa lama waktu untuk menyelesaikan kursus?

Durasi spesifik tidak disebutkan dalam data kursus. Materinya terdiri dari 6 modul yang bisa Anda selesaikan sesuai kecepatan belajar masing-masing.

Ulasan Peserta

Belum ada ulasan untuk kursus ini.

Yang Akan Kamu Pelajari

Siswa dapat menjelaskan tiga alasan emas dianggap aset aman dengan menghubungkannya pada inflasi, krisis, dan likuiditas.
Siswa dapat mengidentifikasi profil risikonya sendiri dan menentukan tujuan investasi jangka pendek serta jangka panjang secara tertulis.
Siswa dapat membedakan karakteristik aset aman dan aset berisiko tinggi dengan menjawab minimal 80 persen soal secara benar.
Siswa dapat menghitung selisih harga beli dan buyback emas fisik serta menjelaskan pengaruhnya terhadap titik balik modal.
Siswa dapat menjelaskan mekanisme penyimpanan emas digital dan memeriksa legalitas penyelenggara melalui izin OJK atau Bappebti.
Siswa dapat memilih antara emas fisik dan emas digital untuk satu skenario keuangan tertentu dengan menyebut tiga alasan pembanding.
Siswa dapat menentukan bentuk kepemilikan emas yang tepat untuk berbagai kasus dengan ketepatan minimal 80 persen.
Siswa dapat melakukan pembukaan rekening dan transaksi pembelian emas digital pertama mengikuti langkah yang didemonstrasikan.
Siswa dapat membandingkan tiga platform emas digital berdasarkan spread, biaya, dan opsi cetak fisik dalam satu tabel ringkas.
Siswa dapat menyusun rencana pembelian emas berkala dengan menghitung rata-rata harga perolehan dari simulasi enam bulan.
Siswa dapat menjelaskan dasar keamanan SBN ritel dengan menyebut peran negara sebagai penerbit dan jaminan undang-undang.
Siswa dapat membedakan ORI, SR, dan ST berdasarkan sifat kupon, prinsip syariah, tradabilitas, dan fitur early redemption.
Siswa dapat mengklasifikasikan seri SBN ritel sesuai karakteristiknya dengan tingkat ketepatan minimal 80 persen.
Siswa dapat menyelesaikan alur registrasi SID, pemesanan, dan pembayaran SBN ritel melalui mitra distribusi resmi tanpa kesalahan langkah.
Siswa dapat menghitung kupon bulanan bersih dan total hasil investasi SBN ritel pada satu skenario nominal dan tenor tertentu.
Siswa dapat menyelesaikan perhitungan kupon bersih dan total imbal hasil SBN ritel dengan ketepatan minimal 80 persen.
Siswa dapat menjelaskan peran masing-masing instrumen dalam portofolio dan alasan diversifikasi menurunkan risiko keseluruhan.
Siswa dapat menganalisis dua kasus investor dan menentukan alokasi aset yang tepat untuk dana darurat serta dana jangka panjang.
Siswa dapat menghasilkan rencana alokasi aset pribadi berisi persentase tiap instrumen, nominal setoran bulanan, dan jadwal evaluasi.
Siswa dapat menerapkan konsep emas digital, SBN ritel, dan alokasi aset pada soal terpadu dengan nilai minimal 80 persen.